" Kiran, di panggil pak Abian ke ruangannya." ucap Ivy. " Ng... Aku... Aku selesaiin kerjaan aku dulu ya. Nanggung banget." ucap Kiran yang sangat enggan bertemu Abian. " Serius kamu mau nyuruh pak Abian nunggu?" tanya Ivy heran dan dijawab dengan anggukan oleh Kiran. " Terus aku harus bilang apa? Aku nggak berani." " Ya kamu bilang aja seperti yang aku bilang tadi. Aku harus siapin meteri meeting aku nanti sore." " Ya ampun, Kiran. Kalau aku sampai di marahin pak Bian karena kamu, awas aja ya...“ omel Ivy. " Please... " pinta Kiran sedikit memelas. " Ya udah... Semoga aja aku nggak kena semprot. Sejak tadi pagi pak Abian kelihatan nggak mood soalnya." ucap Ivy. " Makasih, ya..." Sepeninggal Ivy, Kiran kembali fokus pada pekerjaannya dan sama sekali tidak memperhatikan ponselnya

