"Apa kau sudah siap?" tanya Frans kepada Acacia, Ia pun mengangguk. Sekarang, Frans dan Acacia sedang berdiri di lapangan luas, di mansionnya. Sedangkan Jullian dan yang lainnya hanya memperhatikan Acacia yang sedang dilatih oleh Frans. Seperti biasa, Jullian memasang wajah datar, sedatar-datarnya, menatap Frans yang memberi aba-aba kepada Acacia. Ia mengawasi Acacia, takut terjadi apa-apa maka Jullian dengan sigap akan bertindak secepatnya. "Sebelum kita mulai berlatih, aku akan memberitahu sedikit informasi. Dari penglihatanku, kau memiliki empat element, tapi aku tidak tau elemen apa yang kau miliki. Untuk mengetahuinya, kau harus mengeluarkan Auramu terlebih dahulu." Acacia mengangguk mengerti, "Tapi bagaimana caranya?" tanya Acacia. "Hanya butuh konsentrasi dan fokus. Pejamka

