Setelah terapi yang Nia lakukan kemaren, Dave memutuskan untuk tidur di apartemen Nia saja. Sebenarnya ini demi istrinya tersebut. Karena dokter bilang untuk jangan menghadapkan Nia pada pikiran yang mengganggu terlebih dahulu. Dave yakin jika dia pulang ke rumah utamanya, sudah pasti bundanya akan datang. Di kantor kemaren bundanya juga datang, untung saja dia dan Nia sudah keluar untuk makan siang dan di jalan Dave mendapat panggilan Kiara untuk tak kembali ke kantor dulu karena ada Liona dan bunda Boss nya itu. Pagi ini Nia sudah di sibukkan dengan kegiatan memasaknya. Sedangkan Dave masih tertidur pulas di kamar. Nia sudah selesai menata makanan, ia pun kini melanjutkan untuk menyeduh s**u hangat. "Selesai. Saatnya bangunin Suami." seru Nia semangat. Nia melepaskan celemek berwarna

