Otak Anna berteriak waspada saat Gio semakin mendekat, matanya membulat lebar, tubuhnya otomatis bergeser menjauh ketika melihat Gio yang tersenyum penuh maksud. "Lo, lo mau apa?" Ucap Anna gugup bukan main. Berbagai kemungkinan terburuk berseliweran di benaknya, palagi saat menyadari bahwa Gio semakin mendekat. Sekarang tangan pria itu terangkat ke atas kepala Anna, mnyentuh puncak kepalanya lembut, Anna semakin panik, wajahnya pucat pasi. Tangan Gio makin ke atas, seperti menggapai sesuatu, namun senyum anehnya masih tersemat di bibir. Anna menutup matanya saat Gio sedikit menunduk. "Ah!" Gio mendesah lega membuat Anna sentak membulatkan matanya. Gadis itu mengerjap saat tidak lagi merasakan beban di atasnya. Dia melihat Gio yang duduk di ranjang kosong di sampingnya tersenyum sepert

