BAB 41

1017 Words
Hati Elsie sebenarnya juga mencurigai sesuatu, tapi dia tidak mengerti sebenanrya apa yang membuatnya gelisah. Dia hanya tahu kalau ada yang harus dilakukan, tetai tidak tahu apakah yang harus dilakukan untuk sekarang? “South? Kita sudah sampai?” Dia begitu takjub ketika baru saja keluar dari mobil dan berhenti tepat di depan teras depan dari bangunan dua lantai yang memiliki arsitektur eropa kuno era abad delapan belas ini. “Wah, rasanya seperti ini adalah kastil Frankenstein.” South tertawa mndengar komentar itu. “Iya, dahulu au juga mengkhayal apakah sanak saudaraku ada yang bisa menciptakan makkluk seperti itu, ya? Kau benar, tempat ini sangat kuno, tapi aku jamin sangat bersih dan layak huni. Untuk sementara kita akan disini, aku harus memeriksa banyak hal tentang mendiang orang tuaku di kota ini.” “Tentu saja ini bukanlah masalah. Malahan, kalaupun kita disini selamanya juga tidak masalah. Tempat ini memiliki nilai seni yang tinggi. Aku nyaris tidak bisa berkedip karena saking indahnya. Aku tidak tahu kalau kau ternyata sangat penyihir.” “Apa maksudmu sangat penyihir, hah?” South menyambar pinggang Elsie, kemudian emngecup bibirnya. “Aku memang penyihir.” “Aku masih tidak terlalu lama mengenalmu, jadi ini adalah saat aku ingin kita saling mengenal.” “Tentu saja, Sayang, kau akan mengenalku. Kita akan saling mengenal lebih lama disini. Kau benar memang, kita jatuh cinta dan menjalin hubungan begitu cepat, rasanya tidak percaya. Aku seperti baru melihatmu kemarin saja.” “Aku juga merasa seperti itu. Sungguh aneh, ya.” “Tidak aneh kok, aku merasa memang kau datang hanya untuk menjadi pasanganku.” “Aku juga merasa demikian.” “Aku beruntung sekali memilikimu, Sayang.” “Oh, South kau mendadak romantis lagi, aku bisa pusing karena mendengar semua gombalanmu itu.” “Aku memang beruntung bertemu denganmu, aku yakin ini adalah takdir, terima kasih sudah datang ke Wimberley, Elsie. Kalau saja kau tidak datang, kita tidak akan pernah bertemu untuk selamanya. Aku adalah tipikal pria membosankan yang selalu nyaman di satu tempat. Kau membuatku mengetahui kalau sesekali kita harus lepas dari zona nyaman agar bahagia.” “Jangan begitu, kau berkata seakan kau ini tidak menarik saja. Sebenarnya kau ini sangat menarik, kau juga sangat tampan dan menggoda. Aku juga tahu kalau kau ini terkenal di kalangan para wanita, untungnya aku yang berhasil meraih hatimu.” “Manis sekali.” “Ayo kita masuk, aku ingin tahu bagian dalamnya.” “Tentu saja.” *** Masalah ini sudah serius sehingga South harus bertindak cepat. Setelah memastikan Jett sudah pergi, dia berkata, “kita beruntung dia tidak melakukan komunikasi mind link dengan pria yang dia panggil Alfa itu, sebaiknya kita pergi sekarang saja, Elsie.” Elsie tahu kalau itu memang opsi terbaik. Dia mengangguk pasrah. Memang, seluruh ucapan South seakan sebuah kebenaran yang tak mungkin dia tolak, inilah satu-satunya cara untuk meloloskan diri dari pria yang mengaku sebagai kekasihnya itu. Kini, dia juga menganggap kalau Jett memang sangat aneh. “Kau benar, kita memang harus pergi, entah mengapa aku merasa sangat anehs eperti Jett ini sangat memuakkan dan aku takut kalau dai melakukan sesuatu padamu atau padaku. Tadi cengkramannya kuat sekali seakan dia marah besar. Walaupun aku tak tahu sebenarnya apa yang menjadi sumber amarah terbesarnya, tapi ini sudah menakutkan.” “Aku paham." “Lagipula, dia aneh sekali, kenapa dia mendadak mengakui kalau aku ini kekasihnya? Padahals udah jelas aku adalah kekasihmu.” “Inilah yang selalu ingin kukatakan padamu, Sayang, jangan membairkan pria lain masuk ke rumahmu, kau lihat sendiri sekarang, dia malah membuat situasi menjadi rumit, mungkin dia sedang terbawa perasaan saat kau melihatnya tak mengenakan apapun. Jujur saja, aku baru tahu aklau kau melihatnya t*******g, tapi aku tidak masalah, untung saja aku cepat datang waktu itu.” “Maaf, aku tidak bisa berkata-kata karena memang aku sendiri yang ingin tahu apakah dia manusia serigala atau bukan, dan dia memang manusia serigala. Banyak sekali makhluk supernatural di kota ini.” “Ini kota kecil, sudah sewajarnya banyak makhluk non manusia yang tinggal disini.” “Kalau begitu kita harus pergi, South..” “Iya, sebelum dia datang, sekarang cepat bawa kopermu keluar, aku akan siapkan mobil.” “Iya.” . . . Elsie dibawa pergi lagi oleh South menuju ke arah selatan dari kota kecil itu. Dia tidak pergi dari Texas, melainkan hanya memilih tempat yang dirasa paling aman dari gangguan manusia serigala itu. Dia tidak mau hubungan yang baru saja terjalin ini rusak karena Jett ternyata tidka mempan terhadap mantera cinta. Sepanjang perjalanan, Elsie tertidur pulas di bangku sebelah, kepalanya bersandar di kaca jendela, sementara itu, South hanya memandanginya dengan tatapan yang sangat senang. Ini adalah pertama kalinya dia mengendarai mobil dan di sampingnya ada seorang wanita cantik yang menuggu untuk dibangunkan dan akan memandanginya dengan penuhc cinta sembari menyapanya. Pagi yang sungguh indah. Rasa kantuk yang dia alami mendadak lenyap karena memandangi wajah cantik dari Elsie. Wajah cantik itu seakan sudah menghipnotisayas ehingga dia tidak memepdulikan apapun ekcuali hanya bersamanya dalam suka maupun duka. Mengingat hal tersebut, dia mendadak ingin emnikahi Elsie saja, dan membina rumah tangga di rumahnya yang sudah terbengkalai selama bertahun-tahun itu. Iya, rumah yang dia tuju ini memang sangat terbengkalai, benar-benar seperti rumah nenek sihir.Selain berada di kota kecil juga dan lumayan jauh dari pemukiman warga, bangunanya pun terkesan sangat kuno. Selurh bangunan yang ada di bat dari tahun abad delapan belas, tak heran kalau sangat kuno, tapi hal itulah yang menjadi niali daya tarik, bahkan nilai jualnya juga meningkat drastis setiap tahun. Hal ini membuat South selalu diincari oleh banyak investor dan pengkoleksi, namun tak satupun dari mereka yang membuat Siuth tertarik menjual. Sebenarnya, selain karena memang bangunannya yang unik dan sangat artistik, tempat ini juga mengundang hawa sihir yang cukup kuat sehingga membuat South merasa seperti sihirnya akan berlipat ganda saat berada di tempat seperti ini. Dia memarkirkan kendaraannya di halaman depan yang ditumpuhi banyak sekali semak liar yang sebenarnya cukup terawat dan bersih, Walaupun bangunannya sangat kuno dan cat temboknya sudah mengelupas, tapi South selalu rajin untuk menyewa jasa warga lokal untuk membersihkan sekitarnya. Dia tidak mau bangunan ini terlihat sangat buruk. ***
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD