BAB 22

1187 Words
“Sekarang masuklah ke dalam, dan tolong bantu Jett membersihkan lukanya.” “Iya.” Elsie menuruti perintah Sherif dan membantu Jett untuk kembali masuk ke dalam rumah. Dia merasa rumah ini tidak aman lagi setelah ada serangan. Akan tetapi, dia tidak mungkin mengajak Jett kemanapun untuk sekarang mengingat lukanya yang lumayan parah. . . . Elsie membawa Jett masuk ke dalam rumah Nyonya Leda. Dia langsung mencari kotak obat sesuai perintah dari Jett. Jett melepaskan kaos sobek dari tubuhnya, kemudian dia merebahkan diri di atas sofa panjang, pertarungan tadi benar-benar sengit, dia sampai harus terluka. Sekalipun tidak bahaya tapi lukanya cukup dalam sehingga pemulihannya terhambat. Dia adalah manusia serigala berdarah murni, kecepatan penyembuhannya lumayan baik, tapi karena dia bukanlah pemangsa daging yang aktif, maka tetap saja, pemulihannya butuh waktu. Jett tidak pernah sekalipun merasakan darah manusia, dia hanya memakan binatang lain. Nalurinya sebagai predator memang tidak bisa ditolak. Tetapi, tetap saja, dia juga lebih sering makan makanan manusia biasa. Elsie datang dengan membawa kotak obat. Dia langsung membersihkan luka di d**a Jett dengan kapas. Dia juga memberikan obat antiseptik agar luka Jett tidak menjadi parah. Dia masih belum paham kalau luka itu sedang sembuh dengan sendirinya. Jett menikmati perlakuan lembut Elsie. Untuk beberapa saat, dia hanya terdiam dan memandangi betapa cantik wajah Elsie ketika sedang cemas mengobatinya. Berulang kali wanita itu mengomel, tapi sayangnya tak sampai ke telinganya. Iya, karena dia sedang terpesona. Satu-satunya yang dia lakukan hanyalah tersenyum, dan membayangkan hal- hal yang indah apabila dirinya dan Elsie bersama di kemudian hari. Dia tidak mau hari itu lama terjadi. Dia sudah merasakan kalau Elsie sendiri merasakan ketertarikan s*****l padanya. Dari setiap sentuhan maupun tatapan matanya yang menunjukkan memang ada perasaan. “Kenapa kau diam saja? Aku sedang bicara denganmu. Apakah itu sakit? Tolong katakan padaku. Aku cemas sekali, Ya Tuhan, kenapa kau banyak sekali mengeluarkan darah.” Elsie panik. Dia tidak terbiasa dengan darah, tapi syukurlah tidak takut. Dia terus membersihkan luka sayatan bekas kuku dari d**a bidang Jett. Jika normalnya, dia akan terpana melihat betapa gagahnya pria ini, tapi sekarang dia masa bodoh dengan semua itu. Rasa khawatirnya lebih besar ketimbang ketertarikan seksualnya Jett menjelaskan, “sebenarnya kau tidak perlu setakut itu, ini akan menutup lagi. Luka ini tidak seberapa. Hanya sayatan saja, tidak terlalu mematikan.” “Tidak mematikan bagaimana, kau seperti mandi darah barusan. Untungnya aku sudah membersihkan darah dari dadamu ini.” “Terima kasih, Elsie, sungguh, aku tidak berharap kau akan berani melihat darah. Tapi, aku bersyukur kau merawatku, terima kasih. ”Tidak perlu berterima kasih, aku sedang mengobati luka sayatanmu ini. Apakah tidak sakit sama sekali? Tidak perlu ditahan kalau sakit, Jett.“ ”Tidak sakit sama sekali, aku sudah terbiasa dengan pertarungan seperti ini. Malahan, aku pernah patah tulang punggung dan hal-hal mengerikan lain, setidaknya ini masih bisa kuanggap biasa saja. Beberapa saat lagi semua lukanya akan menutup, hanya saja luka dalamnya mungkin butuh waktu pulih. Apalagi, aku ini bukan predator aktif, kemampuan regenerasiku tidak bagus, tapi juga tidak buruk.“ ”Mengenai itu ...“ Elsie selesai membersihkan semua luka dari bekas darah. Dia memandangi Jett yang masih tiduran di sofa. Kemudian, dia ingat akan pertarungan tadi, pertarungan di luar nalar yang terjadi di antara manusia serigala. ”Aku ingin kau menjelaskan semuanya tentang dirimu ...“ Jett tertegun. Inilah waktu yang tepat untuk mengakui dan menjelaskan semuanya. "Aku ini manusia serigala, iya, kau pasti agak tidak mempercayai hal semacam ini. tapi, apa yang sudah kutanyakan padamu waktu itu memang untuk ini. aku ingin tahu apakah kau percaya adanya makhluk selain manusia atau tidak." Dia mulai menjelaskan. Elsie mengangguk. "Aku percaya. setelah apa yang sudah kulihat tadi, mustahil untuk tidak mempercayai hal tersebut, Jett. aku hanya terkejut, semua ini terasa seperti mimpi, rasanya bertemu denganmu, lalu dengan pria - pria itu yang ternyata adalah manusia serigala. jangan-jangan nenekmu ..." "Tentu saja. Makanya aku bilang padamu tidak perlu terlalu khawatir dengannya, dia kuat. sebenarnya hampir setengah populasi kota kecil ini adalah manusia serigala. tetapi, karena sudah ratusan tahun hidup dengan manusia, kami semua bisa berkamuflase dengan baik. Kau melihat tadi Sherif? dia juga manusia serigala. Dia berasal dari kelompokku juga." ",Ya Tuhan." "Iya, ini agak sulit dipercaya. tapi, bagaimana pun inilah yang terjadi, Elsie. aku juga tidak menyangka akan bertemu denganmu dan ... hingga sekarang." "Eh, katakan dahulu, Jett, siapa orang-orang yang menyerang kita tadi? kenapa sepertinya dia sangat mengenalmu dan sangat ingin menangkap ku?" "Mereka adalah manusia serigala, iya, tentu saja, mereka kemungkinan dari kelompok liar yang nomaden, kelompok semacam ini benar-benar meresahkan, dan kebanyakan berasal dari keturunan manusia serigala yang tidak berdarah murni. intinya mereka jahat dan ada kemungkinan merekalah dalang dibalik pembunuhan berantai yang terjadi di kota." "Lalu, kenapa mereka mengenalmu?" "Normalnya, sesama manusia serigala saling mengenal, Elsie, karena diamati. maksudku, biasanya kalau kelompokku menganggap kelompok lain berbahaya, maka sudah pasti kami semua akan mencari tahu tentang mereka dan sebisa mungkin mencari cara mengalahkannya apabila terjadi konflik. Kurasa kelompok liar ini mewaspadai kelompok serigalaku karena kami memang seperti penguasa di kota ini." "Begitu ya, lalu kenapa mereka mengincar ku? apakah karena aku akan menjadi korban seperti wanita yang telah menjadi korban pembunuhan sebelumnya?" "Kemungkinan besar iya, kau sangat menarik bagi mereka. maksudku dalam hal aromamu sangat menantang, dan kemungkinan sangat ingin mereka makan. tolong jangan takut kalau menggunakan kosa kata jahat semacam ini. bagaimana pun manusia serigala memang predator dan kami memangsa daging. tapi, kebanyakan yang melakukan praktek memangsa manusia hanyalah kaum serigala liar, bukan keturunan murni." "Jadi, kau tidak akan memangsa manusia?" "Kau ini bilang apa? aku tidak pernah sekalipun merasakan darah manusia. jangankan darah manusia, aku jarang memakan mentah daging binatang lain. Keturunan serigala berdarah murni makin tahun makin mengalami modernisasi, kami benar-benar aman dari konsumsi manusia. Tidak ada yang namanya praktek semacam ini. di kelompokku, ini adalah tindakan illegal, dan Alfa ingin memberantasnya." "Jadi, kalian ingin membantai serigala yang memakan para gadis ini?" "Itu sudah jelas, Elsie. apalagi pilihannya? ini adalah kota kami, dan ada kelompok serigala liar yang emmangsa manusia karena tidak bisa mengendalikan rasa laparnya. makhluk seperti itu sudah tidak bisa diselamatkan lagi. sekalipun dia adalah manusia serigala, apabila sudah kelewat batas, maka kami akan menyerangnya." "Aku jadi semakin takut. Apa mereka akan datang lagi? bagaimana kalau datang lagi? kita akan tetap disini? kau terluka, Jett, kurasa kita harus pindah ke tempat lainnya." "Aku lebih setuju kalau kau sementara mengungsi dahulu, Elsie. kemungkinan besar kelompokku sudah mengetahui sarang dari Alfa musuh, kami akan melakukan penyerangan." "Aku akan pergi?" "Iya, kau kembalilah ke kotamu untuk sementara waktu. di kota ini sedang dalam bahaya. saat aku melakukan p*********n, mana bisa aku melindungimu, kau juga tidak boleh ikut denganku." Elsie terdiam. dia merasa ini terlalu cepat. semua terjadi begitu cepat dan dia tidak ingin berakhir begitu saja. kisah cintanya dengan Jett masih belum dimulai, tapi mengapa dia harus pergi? Jett bangun dari sofa, kemudian membiarkan Elsie agar duduk lebih dekat dengan dirinya. dia pun memeluk gadis itu seraya mengatakan, "aku mencintaimu, Elsie, aku berjanji akan menjemputmu setelah semuanya usai." mata Elsie terbelalak, kata cinta yang terucap dari mulut Jett membuat sekujur tubuhnya kaku. rasa hangat mengalir dalam dadanya. inilah yang dinamakan cinta. ****
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD