Musik menghentak hingar bingar sangat riuh dari tengah ruangan pesta diskot!k yang seperti menjalar ke setiap dinding menjadi bergetar mengikuti sorak sorai manusia berpesta. Pesta dewasa yang sebenarnya, dimana wanita melakukan adeg4n dewasa antar sesama dipertontonkan diatas panggung dan pria yang berhasil menarik perhatian sang wanita akan mendapatkan satu jam bersama gadis primadona yang tak lain adalah Magdalena. Magdalena memang cantik, menawan dan senyum palsunya berhasil memikat banyak kalangan pria berpengaruh yang sekaligus menjadikannya primadona bukan hanya di diskot!k tapi di seluruh jajaran bisnis entertainment Mussolini. "Mungkin itu gadis selingkuhanmu, Erika." Effren menoleh ke belakang memperhatikan kehebohan dari lorong depan pintu ruangan wanita germ0, melihat ke

