124. Janji Felix

1036 Words

Zeze sedang duduk santai di ruang keluarga, berbincang dengan Jonathan dan Freyaa sehabis makan malam, ketika gadis itu tiba-tiba berdiri gelisah, menatap nanar ke sekeliling dimana netranya berubah menjadi biru gelap pekat. Sebagai The Queen, induk dari turunan racun dalam tubuh Zeze, yang sekarang para inang turunan racunnya sedang panik terancam tewas, ternyata perasaan mereka terhubung pada Zeze. "Kendalikan dirimu, Young Lady." Jonathan bangkit berdiri, langsung merengkuh Zeze ke dalam pelukan besarnya saat merasakan kegelisahan cucunya tersebut. "Papa, aku mau mati ..." "Tarik napas, Sayang. Gunakan pernapasan perutmu ...Papa di sini, tak akan membiarkanmu mati." Zeze menggelengkan kepalanya gelisah dan Jonathan menangkup wajah lembut cucunya tersebut untuk ia tatap lekat-le

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD