119. Tangis Zeze

1056 Words

Zeze kembali pergi menyelinap keluar lagi waktu tengah malam tiba dimana Veronica dan Freyaa telah pulas terlelap. "Halo, Grey!" sapa Zeze pada serigala besar berbulu abu-abu yang ia dan Freyaa beri nama 'Grey', telah menunggunya di dalam hutan. "Mari kita berburu!" ajak Zeze seraya meloncat dan berlari cepat di atas salju tebal yang tetap kaki gadis muda itu tidak tenggelam terperosok. Zeze terus berkeliling memindai dengan mata birunya yang seperti bercahaya di dalam gelap hutan, memeriksa tanah properti keluarga Johnson tersebut yang sering didatangi para pemburu li4r dan dirinya juga sedang memiliki hasr4t li4r ingin membunvh. "Hari ini tidak ada pemburu, kalau gitu aku mau ke danau aja." Zeze bergumam melangkahkan kakinya ke arah danau kecil jauh di tengah hutan gelap sebelum n

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD