126. Amarah Felix

1040 Words

"Datang ke Amalfi sekarang!" Felix berbicara menggunakan headset yang baru saja ia selipkan ke telinganya, begitu terdengar suara Effren menjawab telpon. Edward dan anak buahnya sungguh sangat ceroboh karena tidak menggeledah ponsel serta headset Felix. Terkadang memang keserakahan membuat otak seseorang berpikir bodoh, namun mereka seringkali merasa jauh lebih pintar dari manusia lain. "Ada apa denganmu?" Effren bertanya sengit mendengar suara Felix yang dingin memerintahnya datang ke Amalfi. "Tak perlu banyak tanya! Datang ke Amalfi sekarang dan jangan bawa Deristi!" Felix mengulangi perkataannya tanpa mengurangi sedikitpun nada dingin pada saudara tertuanya tersebut. "Cepat datang jika kau tak mau menyesal seumur hidup!" tambah Felix, tanpa menunggu jawaban dari Effren, sambunga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD