Mereka semua tertawa dengan lelucon dari Alban, beberapa hari Anggita telah dirawat di rumah sakit akhirnya dia diperbolehkan untuk pulang melakukan perawatan dirumah saja agar tidak merasa. Akhirnya isi melihat semua orang menyambutnya begitu sangat hangat masuk semua pelayan dan pengawal di keluarga itu. dia memandangi wajah buah hatinya begitu sangat lucu penantian yang tidak sia-sia selama ini sebuah anak yang sangat ditunggu-tunggu dan diharapkan oleh keluarga, setelah itu Anggita membawa Benitoi tersebut ke kamarnya untuk dibawahnya beristirahat dan Benito suaminya juga menyusul. "Sayang... Terima kasih telah berjuang demi kebahagiaan ku, aku tahu kau sangat lelah dan kau pan patut menjadi seorang ibu sangat berarti di kehidupan aku dan anak ini, sekali lagi terima kasih aku mencin

