Bab 15

1457 Words

Armand duduk di sofa yang telah disediakan di ruangan itu yang bicarakan semuanya sambil meminum segelas minuman yang telah diisi dengan obat tidur, Armand tidak menyadari semua itu rencana dari Ramora tidak ada satupun yang bisa menghancurkan rencananya. Saat Ramora sedang menjelaskan bercerita apa yang telah dilakukan, kepala Bryan semakin terasa pusing dan dia merasa matanya semakin kabur. Ramora tersenyum miring "kenapa Armand? sini aku anterin ke tempat tidur, jangan pernah menganggap semua itu bisa dilakukan sendiri saja, Kau butuh istirahat Sayang. "AW... Minuman apa yang kau berikan kepadaku? Dasar sialan!!!!" Ucap Armand kepada Clarissa.  Brugh... Tubuh Armand terjatuh begitu saja, Ramora telah berhasil melumpuhkan pria yang telah menggagalkan rencana. Perlahan wanita tersebut

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD