Armand yang dari tadi sudah tidak tau mengatakan apa lagi dia langsung saja mencium leher jenjang Ramora dengan lembut, wanita itu merasa sensasi yang di berikan saat kecupan demi kecupan mendarat. "Ehhmm..." Desahan itu terus saja berlanjut saat Armand sudah tidak sabar ingin meraih semua yang ada pada tubuh Ramora. "Hahaha... Kau ternyata menikmatinya, ayo kita mulai malam ini, aku sudah tidak sabar ingin melakukannya saat ini." Ucap Armand sambil menggoda Ramoraa yang sudah terbaring pasrah. Baju yang di pakai itu langsung Armand membukanya perlahan terlihat jelas buah d**a yang besar kenyal tersebut, lalu Armand meremat nya dengan lembut, ujung kecil dari buah d**a Ramora di mainkan menggunakan lidahnya. Tubuh Ramora menggeliat sampai dia tidak tahu kalau Armand melakukannya semaki

