Season 2 (29)

1611 Words

Beberapa hari kemudian. “Bunda, cepat sembuh ya. Zahira khawatir dengan kondisi Bunda.” lirihnya dengan suara bergetar “Bunda nggak papa, sayang.” “Bunda terus berkata seperti itu tapi nyatanya demam Bunda nggak kunjung turun.” Zoya tersenyum kecil. Beliau tahu perasaan putrinya saat ini. Zoya juga tidak ingin sakit, tapi Allah memberikan ia sedikit ujian pada tubuhnya. Ia terlalu memikirkan Hasna karena sampai saat ini putrinya itu belum ditemukan keberadaannya. Zahira menatap Ibunya dengan tatapan sendu. Ia tahu apa yang dipikirkan Ibunya sampai membuat beliau jatuh sakit. Hampir satu minggu Hasna tidak ada kabar, bahkan mereka tidak tahu bagaimana kondisinya saat ini. Ceklek “Assalamualaikum.” salam Zoya dan Umi Arini “Waalaikumsalam.” “Ayah, Nenek!” Zahira langsung ber

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD