Season 2 (28)

1529 Words

Keesokan harinya Setelah kejadian tadi malam kondisi rumah ndalem tidak terkondisikan. Hasna pergi tanpa pamit membuat Zeo dan Zoya merasa khawatir. Bahkan semalaman Zoya tidak bisa tidur, air matanya terus menetes, hal itu membuat matanya bengkak. “Bunda yang sabar, ya!” Zahira memeluk Ibunya dengan penuh kasih sayang. Hatinya ikut terluka melihat kondisi Ibunya saat ini. “Zahira akan bantu cari Hasna sampai ketemu. Siapa tahu dia datang ke kampus.” “I-iya, nak.” “Bunda khawatir sama adik kamu. Nomor teleponnya tidak bisa dihubungi, bahkan puluhan chat yang Bunda kirimkan tidak ada respon sama sekali.” “Hikss..” Zoya kembali terisak di pelukan putrinya. Beliau sangat khawatir dengan kondisi Hasna di luar sana. “Hasna, kamu ke mana? Kami semua mengkhawatirkan kamu.” ujar Zahi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD