Season 2 (32)

1506 Words

Satu minggu kemudian Sejak kepulangan Hasna ke Pesantren semunya kembali membaik secara perlahan. Satu per satu masalah selesai meskipun rasa sakit di hati Hasna masih ada. Hasna tidak munafik karena rasa sakit di hatinya tidak secepat itu untuk hilang. “Huhh..” Zahira menghela nafas lega “Alhamdulillah.” ucapnya sembari tersenyum lega “Kenapa, hm?” tiba-tiba Zayn datang dan memeluk tubuh istrinya dari belakang. “Eh,” Zahira menunduk menatap tangan Zayn yang melingkar indah di pinggangnya. “Bahagia banget kelihatannya. Ada apa?” “Bagaimana tidak bahagia jika satu per satu masalah selesai, kak.” Zayn mengangguk mengerti. “Hmm..” “Zahira merasa begitu lega. Bahkan beban itu seolah hilang begitu saja, kak.” Zayn mendengarkan setiap perkataan istrinya. Ia tahu bagaimana leg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD