Aku tahu Myesha serius dengan ucapannya, dia memang akan mengajakku ke kampusnya. Kemarin dia mengatakan akan memberitahu jika akan berangkat karena itu begitu bangun tidur, aku bersiap-siap. Kutunggu kedatangan Myesha ke kamarku, tapi walau hampir satu jam berlalu, sosok Myesha tak kunjung muncul. Bosan karena dia tak kunjung datang, aku pun memilih berjalan-jalan sejenak di rumah ini. Aku keluar dari kamar, lalu mulai melangkah menelusuri ruangan demi ruangan di rumah ini. Jika kuingat-ingat lagi sejak tinggal di rumah ini, aku tidak pernah berjalan-jalan menelusuri rumah. Aku terlalu sibuk dengan latihan bersama Arsen dan sekarang sibuk dengan rencana balas dendam Myesha. "Ashley!" Sebuah suara yang tiba-tiba terdengar dari arah belakang berhasil membuatku menghentikan langkah,

