Bab 9Belajar Sesuatu * Ibu Silvi masih berbaring di atas kasur lepek yang kadang bau apeknya tercium. Ataunjika sedang musim hujaln bau tak sedap itu lebih sering terendus hidung, karena di bagian kaki biasanya mereka menampung tetes-tetes air yang turun dari genteng bocor. Hera baru saja diurut Mbok Nem. Perempuan tua itu mengatakan bahwa kondisi Hera tak apa-apa, hanya sedkit terkilir dan sudah diatasi olehnya. Silvi tak lagi khawatir mendengar penuturan Mbok Nem, sedangkan Hera mencoba meyakinkan diri bahwa dirinya memang baik-baik saja dan akan bekerja lagi setelah sembuh. Untuk orang miskin sepertinya lebih baik mentugesti diri dengan meyakini baik-baik saja, karena untuk ke rumah sakit dan diperiksa ahli tulang pun tak mungkin, tak ada biaya. “Dari mana saja?” tanya Hera saat Sil

