PART 19

2536 Words

Tepat pukul 12 siang, kantin sekolah ramai oleh para siswa yang tengah memanfaatkan waktu istirahat mereka untuk makan. Tak berbeda dengan Panthana yang tengah sibuk mencari meja kosong untuk dia tempati. Kedua tangannya sibuk memegangi makanannya. Tangan kanan memegangi mangkok berisi soto ayam, sedangkan tangan kirinya memegangi piring berisi nasi.  Matanya bergulir menatap sekeliling kantin dan terhenti pada sosok seorang gadis yang sedang makan sendirian di sebuah meja. Dia pun tanpa ragu melangkahkan kakinya menghampiri gadis tersebut.  “Di, boleh aku makan di sini?” Sang gadis mendongak, dia mengangguk dengan senyuman manis tersungging di bibirnya di kala melihat sang kekasih lah yang baru saja meminta izin untuk ikut makan bersamanya.  Panthana meletakan mangkok dan piring di tan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD