PART 12

1948 Words

Sesuai rencana, Panthana dan teman-temannya pergi ke rumah sakit untuk menjenguk Reno. Kondisi Reno tampak mengkhawatirkan di ruang perawatannya. Kaki kirinya yang tertindih motor terbalut perban, mulai dari telapak kaki sampai pahanya. Keningnya pun terbalut perban. Kini dia sedang terbaring lemah di tempat tidurnya.  “Eh, kalian datang,” ucapnya dengan suara pelan ketika melihat keempat sahabat karibnya muncul dari balik pintu, lalu berjalan menghampiri tempat tidurnya.  “Gimana kondisi lo sekarang?” Tanya Panthana dengan raut cemas mendominasi wajahnya. “Ya, kayak yang lo lihat. Kayaknya gue gak bisa masuk sekolah beberapa hari ini.” “Ya, lo istirahat aja sampai lo baikan,” tambah Panthana, yang diangguki Reno.  “No, kok bisa sih lo nabrak pohon? Bawa motornya sambil ngelamun ya?”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD