“Lik, sebenarnya lo kenapa tadi di toilet?” Panthana bertanya pada Malik setelah Malik kembali tersadar dari pingsannya. Mereka masih berada di rumah sakit tempat Reno dirawat. Kondisi Malik yang sempat terbentur dinding, membuatnya harus ikut dirawat di rumah sakit tersebut. Dan kini Panthana, Anjar dan Danu sedang berada di ruang perawatan Malik. “Lik, kok lo diem? Lo baik-baik aja, kan?” Tambah Panthana dengan dahi mengernyit, dia heran dengan kediaman Malik. Selain itu, pemuda itu pun tampak ketakutan. Raut wajahnya sangat jelas menyiratkannya. “Gue takut, Than. Gue gak mau dirawat di rumah sakit ini. Gue pengen pulang aja. Ortu gue udah dihubungin kan?” Malik sama sekali tidak menjawab pertanyaan Panthana, sebaliknya dia malah melontarkan pertanyaan yang lain. Di dalam hatinya, Pa

