PART 14

2377 Words

“Than, kenapa ya temen-temen kita kok diteror sama hantu yang sama? Tadi pagi pas sadar dari pingsannya, Anjar langsung cerita ke kita kalau yang gangguin dia semalam, hantu cewek pake seragam SMA. Kenapa hantu cewek itu gangguin mereka? lo gak kepikiran Than?” Tanya Danu, di sela-sela aktivitasnya membersihkan papan tulis.  “Ya, gue juga kepikiran sih, tapi gue juga gak ngerti kenapa bisa kayak gini. Kita mau ke rumah sakit lagi kan udah ini?” Tanya Panthana yang diangguki Danu. “Iya, kita ke rumah sakit lagi, tapi gue lagi giliran piket. Udah beres bersih-bersih, kita berangkat. Lo gak apa-apa kan nunggu bentar?” “Gak masalah. Ya udah, gue juga ada urusan bentar. Kabari gue kalau udah beres kerjaan lo ya.” Dengan jari-jari tangannya, Danu membentuk kata OK pada Panthana. Panthana mele

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD