Jomlo 88 *Happy Reading* "Aa ...?!" Aku langsung terlonjak dari tidurku, dengan napas tersengal dan buliran keringat dingin yang telah membasahi sekujur tubuh. Astagfirullah ... Ya Allah .... Alhamdulilah ternyata itu hanya mimpi. Mengusap wajah dengan kasar, aku pun terus berdzikir demi menenangkan gemuruh dalam hati yang belum reda. Padahal cuma mimpi. Tapi rasanya capek sekali. Semuanya seperti nyata dan-- "Ada apa?" Astagfirullah! Aku kembali melonjak kaget saat sebuah suara terdengar dari samping tiba-tiba. Membuat kepalaku turut menoleh ke sumber suara. Alan! Itu Alan! Alahmdulilah ya Allah. Suamiku tidak kenapa-napa, dan ternyata baik-baik saja! Segera saja, aku pun menarik tangan Alan, dan langsung mendekap perutnya erat sekali. Posisi Alan yang berdiri dan aku yang dud

