Jomlo 28

853 Words

Jomlo 28 *Happy Reading* Sebenarnya, aku ingin sekali mempercayai ucapan Dokter Karina waktu itu. Setidaknya itu menandakan aku gak ngarep sendirian, ya kan? Pikirku, Alan juga ternyata sedikit tertarik padaku, benar tidak? Meski sedikit, tapi mayanlah daripada ngarep sendirian. Lebih ngenes kedengerannya. Sayangnya, gimana aku bisa percaya kalau lagi-lagi harus melihat pria itu bermesraan dengan wanita lain? Memang bukan bermesraan seperti cipok-cipokan atau elus-elusan. Hanya duduk berdua di kantin rumah sakit, sambil ngobrol akrab sekali seakan dunia milik berdua. Kan, hatiku panas lagi ini. Kulkas mana kulkas? "Eh, Mi. Itu pacarnya selingkuhan Dokter Karina, ya?" Aku auto mendengkus kesal, saat mulut julid Devi kembali menebar racun. Tentunya, sambil melirik meja Alan dan pasan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD