Jomlo 79 *Happy Reading* "Saat saya masih menjadi bulan-bulanan Papa." Setelah mengucapkan kata itu, Alan lalu terdiam. Menatap photo di ponselnya dengan tatapan kosong. Sepertinya dia sedang memutar memory otaknya ke masa lalu. Aku memilih diam dan menunggu saja kelanjutan cerita Alan. Aku yakin, itu pasti tidak mudah untuknya. Namun, lama aku tunggu ternyata Alan tak membuka suara lagi. Membuat aku akhirnya gemas dan menarik lengan kemejanya, demi meminta atensi pria itu. Masalahnya, aku terlanjur kepo akut. Aku ingin tahu kisah masa lalu Alan, dan maksud ucapannya barusan. Tetapi, bukannya langsung cerita, eh Alan malah menggantung ceritanya lama seperti author kita. Bikin gemes dan gak bisa tidur karena penasaran. Awas aja kalau aku sampai jerawatan gara-gara hal ini. Aku baka

