Jomlo 90

1124 Words

Jomlo 90 *Happy Reading* "Aa beneran gak ikut? Gak bakal nemenin saya di sana?" Entah sudah berapa kali pertanyaan itu aku layangkan hari ini. Bahkan saat sudah di depan pintu pesawat pun, aku masih saja bertanya. "Maaf, ya?" Dan sebanyak apa pun aku bertanya. Jawaban Alan tetap sama. "Saya bukannya tidak mau, tapi tidak bisa. Banyak kasus yang harus saya tanganin. Nanti kalau ada waktu, saya akan ke sana mengunjungi kamu." Selalu saja begitu. Seperti kami bukan suami istri saja. Juga, sepertinya pekerjaan lebih penting dari pada aku. "Ih, Aa. Hasmi kan bukan mau dikunjungi, tapi di temenin. Kali kita bisa sekalian honeymoon gitu. Mumpung di Jepang. Bisa photo bareng dibawah puun sakura. Pasti cakep." Alan tersenyum simpul menanggapiku, lalu mengusap kepalaku lembut. "Nanti kan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD