"Maaf, aku tidak berniat mengganggu kalian !!" Vivian kembali menutup pintu ruangan adamson saat mengetahui bahwa adamson tengah bermesraan bersama kekasihnya disana, dia sudah cukup biasa melihat hal itu. Sedangkan, marian dia sudah nampak kesal karna ada yg mengganggu moment romantisnya bersama dengan adamson. Sampai saat ini dia masih berusaha membuat adamson mau menerimanya. Bgaiman pun marian harus bisa membuat adamson jatuh ketangannya.
"Dasar pria brengsek, berani beraninya dia bermesraan dengan kekasihnya di jam kerja seperti ini" vivian menggerutu sembari kembali ke ruangannya yg tidak jauh dari ruangan adamson. Sungguh, bukannya vivian cemburu hanya saja dia tidak suka karna adamson selalu saja bermesran dengan kekasihnya di jam kerja seperti ini. Tidak ada gunanya juga dia cemburu, karna hubungannya dan adamson hanya semata mata karna perjodohan yg orang tua mereka lakukan. Jadi, pantas saja jika adamson tidak memutuskan hubungannya dengan kekasihnya itu.
~~~~~.
"Tok tok tok" suara ketukan pintu menyadarkan vivian dari lamunanya, sungguh sangking kesalnya vivian sampai melupakan tujuannya ke ruangan adamson.
"Masuk!!" Setelahnya mia sekertaris pribadi adamson langsung memasuki ruangan vivian, dengan setumpuk berkas ditanggannya.
"Ada apa mia??" Vivian langsung melanjutkan pekerjaannya setelah sempat melirik ke arah mia sekilas.
"Ini berkas dari tuan adamson nona!! Dan tuan meminta nona untuk ke ruangannya sekarang, tuan bilang ada urusan penting yg harus tuan beritahukan pada nona !!"
"Katakan padanya, aku akan segra ke sana !!" Mia hanya menganggukan kepalanya, pernikahan anatara adamson dengan vivian memang dirahasiakan karna berbagai alasan. Namun, bulan berarti mia tidak mengetahuinnya. Mia mengetahui semuanya, oleh sebab itu dia tidak mempermasalahkan vivian yg tidak pernah menghormati tuannya itu.
"Baik nona. Jika begitu aku permisi !!" Setelah membungkukkan kepalanya mia langsung keluar dari ruangan vivian dan kembali ke ruangannya.
~~~
"Cklekk" pintu ruangan adamson terbuka, menampakan sang tuan yg tengah berkutat dengan berkas bekras yg bertumpuk dihadapannya.
"Ada apa memanggilku kemari ??" Adamson langsung mengalikhkan pandangannya, saat suara vivian menerobos masuk kedalam indra pendengarannya.
"Bereskan barang barangmu !!, kita akan pulang!!"
"Apa yg kamu katakan, kita tidak bisa pulang sekarang. Hari ini kita harus menghadiri rapat penting perusahaan!!" Ucap vivian yg tak habis pikir dengan apa yg adamson katakan. Bagaimana mungkin mereka meninggalkan pekerjaan yg sangat menumpuk itu.
"Aku tlah menyerahkannya kepada mia untuk mengurus semuapekerjaan kita!!
"Jadi sekarang cepatlah karna aku tidak suka menunggu!!" Sambung adamson yg kembali sibuk dengan pekerjaannya. Setelahnya vivian langsung bergegas menuju ruangannya.
"Ada apa mengapa kita mengambil jalan ini, bukankah kamu mengatakan jika kita akan pulang lalu mengapa malah mengambil jalan lain??"
"Diamlah, kita akan kerumah bunda, karna bunda ingin bertemu denganmu !!"
"Ingatlah, jangan berani mengatakan tentang masalah kita pada bunda, karna aku tidak ingin melihat bunda bersedih!!" Ucap adamson dingin, dan tentu saja vivian tidak akan tinggal diam
"Tenang saja, aku bukan seperti kekasihmu itu. Aku masih bisa menyelesaikan masalahku sendiri tanpa bantuan orang lain. Jadi, kamu tenang saja karna aku tidak selemah itu!!" Vivian membalas tak kalah dingin, sungguh walaupun terlahir dari keluarga yg kaya, itu tidak memuat vivian sedikit pun menjadi wanita yg manja. Karna kehidupannya berbeda.
"Baguslah jika begitu, aku pegang ucapanmu itu!!"
~~~~~~
"Selamat datang kembali tuan dan nona muda!!" Seluruh maid yg ada dirumah orang tua adamson langsung membungkukan badan mereka, menyambut kedatangan adamson dan juga vivian"
"Katakan pada bunda bahwa aku dan vivian sudah datang!!" Ucap adamson dingin
"Baik tuan muda saya akan menyampaikannya pada nyonya !!" Setelahnya pelayan itu langsung berlalu pergi dari hadapan adamson.
"Kau dari mana saja tuan adamson yu, bunda sudah menunggu kalian sejak tadi!!" Seorang wanita datang menghampiri adamson dan juga vivian, wajahnya tak kalah dingin dengan wajah adamson. Wanita itu seira yu kakak perempuan dari adamson sendiri.
"Maafkan aku kak, ada sedikit masalah diperusahaan tadi, sehingga kami harus menyelesaikannya terlebih dahulu!!"
"Sudahlah, jangan meminta maaf padaku. Katakan saja itu pada bunda, karna bunda tlah menghabiskan waktunya sehariaan di dapur hanya untuk menyambut kedatangan kalian !!
"Baiklah jika begitu, aku akan menyampaikannya pada bunda!!
"Berhentilah mengajakku bicara, dan vi mari ikut bersamaku. Bunda sudah menunggumu sejak tadi!!" Seira langsung menarik tangan vivian membawanya berlalu pergi meninggalkan adamson sendiri disana.
~~REGRET~~
"Kami permisi, bunda !!" Setelah berpamitan adamson dan vivian pun langsung berlalu memasuki mobil untuk segera pulang.
"Baikalah, jangan llupa untuk datang bermain jika kalian memiliki waktu!!" Selena ibu dari adamson, langsung melambaikan tangannya saat mobil adamson mulai melaju meninggalakan halaman mansion mereka.
"Bunda harap hubungan kalian akan baik baik saja!!" Setelahnya selena langsung berlalu memasuki mansionnya.
~~~~~
"Terima kasih karna sudah mau membantuku berpura pura didepan bunda !!" Adamson mengalihkan pandangannya sebentar sebelum kembali fokus pada kemudinya.
"Sudahlah tidak perlu mengucapakan hal itu, karna aku tidak membutuhkan terima kasih darimu. Jika kau ingin aku membantumu, sebaiknya katakan pada kekasihmu itu, untuk datangdi waktu yg tepat karna dia merusak semua jadwalmu dan itu membuang waktuku terbuang sia sia !!, aku tidak suka membuang waktuku hanya untuk hal yg tidak penting seperti itu!!
"Jangan berpikir untuk memerintahku hanya karna kau sudah membantuku tadi. Karna itu tidak akan pernah terjadi!!"
"Marian berhak untuk datang keperusahaanku kapan pun dia mau !!
"Sudahlah, tidak ada gunanya aku berdebat denganmu, karna pasti hal itu tidak akan pernah selesai!!" Setelahnya vivian langsung mengalihkan pandangannya menatap indahnya kota A yg nampak sangat indah dimalam hari.
Tak selang berapa lama, mobil yg dikendarai oleh adamson pun sampai di halaman mansion mewahnya bersama vivian.
"Vi, bangunlah !!"adamson berusaha membangunkan vivian. Namun, tampaknya vivian tidak terganggu sama sekali dengan hal itu, hingga beberapa percobaan akhirnnya adamson memutuskan untuk menggendong vivian karna vivian sama sekali tidak mau membuka matanya.
"Kau selalu saja menyusahkanku, vi!!" Adamson langsung meletakan vivian dengan perlahan ditempat tidur mereka.
"Tidaurlah dengan nyenyak, vi. Semoga bermimpi indah!!" Setelahnya adamson langsung menrik selimut sehingga menutupi sebagian tubuh adamson dan langsung berlalu pergi dari sana. Karna adamson harus menyelesaikan sesuatu di markasnya.
~~REGRET~~
"Bagaiman dengan jadwalku hari ini ??" Adamson masih sibuk dengan berkas yg ada ditangannya. Dengan vivian yg berjalan dibelakannya.
"Tidak terlalu padat, hanya ada sebuah pertemuan dengan salah satu rekan bisnismu !!
"Baiklah jika begitu siapkan semua berkasnya dan bawa ke ruanganku !!" Setelahnya adamson langsung berlalu memasuki ruangannya tanpa mendengar jawaban dari vivian.
"Huft, kau memang tidak akan pernah berubah, yu!!" Setelahnya vivian pun langsung berlalu memasuki ruangannya, memilih untuk menyibukan diri dengan lembaran lembaran kerta. Daripada harus memikirkan adamson.
~~~~~
"Selamat datang tuan adamson!!" Pria dengan surai hitam itu langsung beranjak dari duduknya, menyambut kedatangan adamson.
"Senang bertemu denganmu tuan joe!!
"Ya tentu saja".
"Apakah wanita yg bersamamu ini adalah istrimu tuan??" Joe langsung melemparkan pertanyaannya ditengah tengah perbincangannya bersama dengan adamson.
"Tidak, dia adalah vivian asisten pribadiku!!" Adamson metapa vivian dalam, membuat vivian memalingkan wajahnya karna tidak nyaman dengan tatapan adamson.
"Apakah kau akan terus seperti in padaku, yu??. Sepertinya kau memang sangat membenci pernikahan kita !!" Batin vivian. Sungguh air matanya sudah ingin menetes. Tapi, vivian tidak ingin terlihat lemah dihadapan orang lain.
"Kupikir dia adalah istrimu tuan!!, karna tidak biasanya anda datang bersama seseorang, apalagi itu adalah seorang wanita!!" Joe tidak berhenti menatap vivian, membuat adamson ingin mencongkel kedua mata joe.
"Berhentilah membicarakan hal itu. Karna itu tidak ada urusannya dengan pertemuan kita hari ini !!" Seketika ruanganyg awalnyahangat tiba tiba saja berubah menjadi mencengkam. Aura kemarahan terpancar jelas dari wajah adamson dan itu membuat tiba tiba saja bergidik ngeri.
"Maafkan aku tuan, aku tidak bermaksud membuat anda tidak nyaman!!" Adamson hanya berdehem. Setelahnya mereka pun melanjutkan pertemuan hari itu, dengan joe yg diam diam mencuri pandang pada vivian.
(Author be like: cie kayaknya joe suka deh sama vivian. Adamson cemburu nggak yh?)
~~ REGRET~~