" selamat datang tuan yu, senang bertemu dengan anda!! " chaning beranjak dari duduknya, menyambut kedatangan adamson dan juga vivian.
"dan senang bertemu juga denganmu vi, sudah cukup lama kita tidak bertemu!!"chaning mengalihkan pandangannya yg ke arah vivian, menatap vivian dengan dalam. seperti ada sebuah kerinduan yg besar di dalamnya, bahkan vivian pun tersenyum ke arah chaning, membuat adamson yg melihat hal itu menjadi sedikit kesal.
"yh senang bertemu denganmu juga tuan chaning!! " vivian menyapa dengan lembut, bahkan senyumannya pun tak pernah pudar sedikitpun.
"hey ada apa ini, mengapa kau memanggilku dengan sebutan itu. kau tidak pernah memanggilku dengan sebutan itu sebelumnya!! " chaning nampak asik berbincang dengan vivian tanpa memghiraukan adamson yg sudah nampak sangat kesal.
"ya, kau benar. aku tidak pernah memanggilmu dengan sebutan tuan dari dulu chan!! " sungguh mendengar jawaban dari vivian barusan membuat hati adamson merasa sangat jengkel, wajahnya bahakan sudah memerah karna menahan marah.
"bisakah berhenti untuk membicarakan hal itu, aku di sini bukan untuk mendengarkan kalian bernostalgia!! " adamson sudah benar benar tidak bisa menahan dirinya, seandainya saja chating bukanlah rekan bisnisnya, sudah adamson pastikan bahwa chating tlah lama kehilangan nyawanya.
"maaf kan aku tuan, aku sampai lupa tujuan awakmu datang ke sini karna terlalu asik mengobrol dengan vi!! "
"ya tidak masalah, bisakah kita memulainya?? " setelah adamson menyelesaikan ucapannya mereka pun mulai membahas tentang kerja sama yg akan mereka jalani.
~~
setelah cukup lama membahas tentang kerja sama yg akan mereka jalani, akhirnya semuanya selsai dengan hasil yg sangat memuaskan.
"apa yg sedang kau pikirkan, apakah kau sedang memikirkan tentang kenanganmu bersama dengan pria itu?? " adamson mengalihkan pandangannya pada vivian sejenak seblum kembali fokus pada jalan raya yg ada di hadapannya.
"ada apa?, apakah ada yg salah jika aku memikirkan tentang chaning?? "
"tentu saja salah, karna kau ada istriku vi!! "
"ya, kau memang benar. aku memang lah istrimu, tapi satu yg perlu kau ingat bahwa hubungan kita hanyalah sebatas hubungan di atas kertas, jadi kau tidak berhak melarang ku untuk memikirkan siapa pun yg aku inginkan. bukankah kau juga sama, kau juga bahkan sering memikirkan kekasihmu itu kan?? "adamson terdiam mendengar jawaban dari vivian, semua itu memang benar adamson tidak memiliki hak untuk melarang vivian melakukan apapun yg ia sukai.
"ya kau benar, hubungan kita hanyalah sebatas hubungan di atas kertas dan aku tidak seharusnya melarangmu seperti itu!! " nampak jelas bahwa adamson sedang kecewa dan juga menyesal, membuat vivian tidak bisa untuk melanjutkan perdebatan mereka.
"sudahlah, berhenti membicarakan tentang hal itu. kurasa membicarakan hal lain akan lebih baik!! "
"chitt" adamson menghentikan mobilnya secaraendadak membuat kening vivian hampir saja tertentu dengan dashboard mobil, untungnya adamson segera melindungi kening vivian dengan tangannya sehingga kening vivian tak jadi terbentur.
"apa yg kau lakukan yu??, apakah kau ingin mati, jika memang iya. maka matilah sendiri jangan mengajakku, aku masih ingin hidup dan menikmati masa mudaku!! "
"maafkan aku, vi. aku tidak bermaksud untuk membuatmu celaka hanya saja seekor anak anjing tiba tiba saja menyebrang barusan!! "
"apakah kau bercanda, dimana anak anjingnga sekarang?? " vivian bertanya dengan antusias, membuat adamson sedikit bingung pasalnya tadi vivian bahakan memarahinya dan sekarang vivian malah mencari anak anjing itu.
"kurasa dia ada di luar!! " mendengar jawaban dari adamson membuat vivian secara spontan langsung keluar dari mobil menghampiri seekor anak anjing nampak ketakutan karena hampir saja tertabrak oleh mobil adamson. sedangkan, di sisi lain melihat vivian yg turun dari mobil membuat adamson pun ikut keluar untuk menghampiri vivian.
"apa yg sedang kau lakukan vi?? " mendengar pertanyaan dari adamson membuat vivian mengalihkan pandangannya pada adamson. namun, itu semua tidak terjadi lama karna vivian kembali memperhatikan anjing kecil yg ada di gendnongannya itu.
"tentu saja aku akan membawanya ikut pulang bersamaku!! "
"apa yg kau katakan??. aku tidak akan pernah mengijinkanmu untuk membawa hewan liar itu ke rumah!! "
"anak anjing ini bukanlah hewan liar yu, lihatlah wajahnya!!. dia sangat menggemaskan bukan?? "vivian mendekatkan wajah anjing kecil itu ke hadapan adamson, dengan maksud agar adamson mau mengijinkannya untuk membawa anak anjing itu pulang.
" tidak vi, aku sudah memutuskannya, kau tidak bisa membawa anak anjing itu kembali!! "
"ayolah yu, mohon untuk sekali inisiatif aja izinkan aku untuk membawa anak anjing ini pulang. aku berjanji dia sama sekali tidak akan membuat kegaduhan, aku sendiri yg akan merawatnya. aku berjanji!! "
"ayolah yu, kumohon sekali ini saja, aku berjanji tidak akan meminta hal lain lagi jika kau mengizinkanku untuk membawa anak anjing ini palang!! "
"ayolah yu, kumohon sekali ini saja!! " vivian terus memohon agar adamson mengizinkan untuk merawat dan membawa anak anjing itu pulang.
"huft, baiklah, aku mengizinkanku untuk membawanya pulang!! "
"benarkah??, Terima masih yu. kau memang yg terbaik!! " vivian berlari memasuki mkbil dengan kegirangan, matanya bahkan berbinar binar seperti mendapatkan hadiah yg sangat berharga hanya karna admason mengizinkannya untuk membawa seekor anak anjing untuk di pelihara dan rawat.
~~~~~~
"bagus sekali, kau nampak sangat menggemaskan dengan pakaian ini kai!! " vivian memeluk anak anjing yg baru saja dia beri nama kai itu.
"apakah kau sudah selesai, vi?? " adamson datang menghampiri vivian yg nampak masih sangat sibuk dengan anak anjingnya itu.
"ya, tentu saja. mari kita berangkat!! "
"apa yg kau lakukan, vi. mengapa kau membawa anak anjing itu?? "
"aku membawa anka anjing ini, tentu saja untuk menemaniku ketika bekerja nanti. agar aku tidak merasa bosan saat kau sedang sibuk dengan wanita kesayanganmu itu!! "
"apakah kau sudah gila vi, bagaimana mungkin kau membawa anak anjing itu ke perusahaan??, aku tidak akan mengizinkanmu!! "
"terserah padamu yu, aku tidak sedang meminta izin padamu untuk membawa kai denganku. aku tidak peduli apakah kau mengizinkannya atau tidak, karna aku akan tetap membawa kai ikut bersamaku!! "
"bisakah sekali saja kau menuruti ucapanku??, aku akan meminta pelayan untuk merawat anjingmu itu dengan baik jika kau mau meninggalkannya di rumah!! "
"apakah ucapannu itu bisa dipercaya??, bagaiman jika kau membuangnya kembali ke jalanan nanti?? " vivian tampak murung setelah membayangkan jika adamson kembali membuang kai ke jalanan.
"itu tidak akan terjadi, lagi pula aku sudah mengizinkanmu untuk merawatnya, asalkan kau mau meninggalkan di rumah, aku akan meminta pelayan untuk merawatnya dengan baik. bahkan aku nanti akan membelikan semua perlengkapannya jika kau mau!! "
"bagaimana, apakah kau setuju untuk meninggalkannya di rumah?? " adamson menatap vivian dengan sangat dalam, menunggu jawaban dari vivian.
"huft, baiklah aku setuju!! " vivian nampak lesu, tapi dia juga tidak boleh egois. dia tidak mungkin menggangu kenyamanan perusahaan hanya dengan membawa kai ikut bersamanya.
"bagus, jika begitu mari berangkat!! "
"baiklah kai, aku pergi dulu. kau baik baiklah di rumahku ini, aku akan segera pulang!! " setelah adamson mengatur kan pelayan untuk merawat kai selagi vivian di bekerja, mereka pun langsung berangkat menuju perusahaan.
~~~~~~
"adamson" suara pekikan yg sangat memberikan telinga memasuki indra pendengaran adamson dan juga vivian yg kala itu sedang berdiskusi membicarakan tentang kerja sama yg akan mereka lakukan dengan grub flores, suara pekikan itu tak lain dan tak bukan adalah suara dari marian, kekasih dari adamson sendiri.
"bagaimana kabarmu adamson, apakah kau sedang kurang sehat sehingga tidak pernah menemuiku sekarang. apakah pekerjaanmu begitu banyak sehingga kau tidak punya waktu untuk menemaniku??" marian terus saja mengoceh membuat adamson merasa sangat kesal, ingin saranya adamson memarahi marian saat ini juga. namun, tidak bisa. adamson tidak bisa melakukannya.
"baiklah, maafkan aku!!. aku tidak akan melakukannya lagi. " adamson menjawab dengan wajah yg datar. merasa tidak ingin mengganggu kedua pasangan kekasih yg baru saja bertemu itu, akhirnya vivian pun memutuskan untuk pergi. jika ditanya apakah vivian cemburu?. maka, jawabannya sudah pasti adalah iya, vivian cemburu melihat adamson bersama wanita lain. namun, di lain sisi vivian pun juga sadar bahwa hubungan mereka hanyalah sebuah hubungan di atas kertas dan tidak seharusnya vivian terbawa akan perasaannya pada adamson. karna itu semua sudah dapat di pastikan akan membuat dirinya sakit dan terluka. selamanya, adamson tidak akan pernah mencintai dirinya.vivian mengerti bahwa adamson tidak akan pernah menganggap pernikahan mereka. selamanya itu semua hanyalah sebuah hubungan di atas kertas dan tidak akan pernah berubah.
"ayolah vi. kau pasti bisa, kau tidak boleh terlihat lemah seperti ini. kau harus tunjukan padanya bahwa kau tidak akan pernah mencintainya!! " vivian terus berbicara pada dirinya sendiri, berusaha untuk memberi semangat agar dirinya bisa lebih kuat lagi dalam menghadapi adamson
"ayolah vi semangat, kau pasti bisa menghadapinya. lagi pula bukankah kau tidak ingin memiliki perasaan padanya?, jadi mari hilangkan persaan itu!! " vivian menarik napasnya sejenak kemudian tersenyum dan berlalu menuju ke ruangannya sendiri. kali ini vivian akan lebih memilih untuk fokus ke pekerjaannya dibandingkan harus memikirkan adamson.
~~~~~~~