cukup lama vivian menunggu. namun, adamson sama sekali tidak menunjukan tanda tanda bahwa dirinya akan segera selesai dengan ritual berendam nya itu. tentunya hal itu membuat vivian semakin mengkhawatirkan kondisi adamson. ntahlah apa yg sedang terjadi dengan adamson saat ini, vivian juga tidak mengerti. semakin lama perasaan vivian semakin tidak karuan, dia sedang sangat mengkhawatirkan adamson sekarang. pasalnya tadi nampak jelas bahwa adamson sedang menyembunyikan sesuatu darinya.
"yu, apakah kau baik baik saja? " hening tidak ada jawaban sama sekali dari adamson dan hal itu sungguh membuat vivian merasa sangat khawatir dengan kondisi adamson.
"yu, apakah kau membutuhkan bantuan ku?. tolong jawab aku yu, jangan membuatku khawatir seperti ini!! " tetap sama, tidak ada jawaban sama sekali dari adamson, hal itu tentunya membuat vivian semakin merasa khawatir.
"kumphon jawablah aku yu atau jika tidak aku akan membuka pintunya!! " vivian berusaha mengancam, siapa tau saja adamson akan mau menjawabnya. namun, tetap saja tidak ada jawaban sama sekali dari adamson. hal itu tentu saja membuat vivian merasa semakin khawatir. dengan terpaksa akhirnya vivian pun memberanikan diri untuk membuka pintu toilet itu, melihat apakah yg sedang dilakukan oleh adamson sehingga ia sama sekali tidak mau menjawab panggilan dari vivian tadi.
"cklek" pintu terbuka, menampakan adamson yg dengan tubuh yg basah kuyup, karna tersiram air shower yg mengalir deras.
"hei, apa yg kau lakukan yu??. mengapa kau membasahi dirimu seperti ini? " vivian semakin khawatir melihat wajah adamson yg sudah pucat pasih, bahkan tubuh adamson bergetar seperti sedang menahan sesuatu.
"tetap disitu, jangan mendekat jika kau tidak ingin menyesal vi!! "
"ada apa, apa yg sebenarnya terjadi padamu yu?? "
"entahlah, aku juga tidak tau. tapi rasanya sangat panas!! " adamson menjawab dengan wajah yg tampak tak berdaya.
"sepertinya ada sesuatu yg salah dengan minuman yg di berikan bunda tadi!! "mengerti dengan apa yg dimaksud oleh adamson, vivian hanya bisa terdiam berpikir tentang cara apa yg dapat dia lakukan untuk membantu adamson.
" lalu bagaimana cara untuk menghilangkan rasa panasnya?? "
"hanya ada satu cara vi, dan adanya kau yg bisa membantu ku!! " vivian terdiam, dia mengerti dengan apa yg dimaksud oleh adamson.
"lalu apakah kau akan melakukan satu cara itu? " vivian masih berusaha menenangkan dirinya, dia takut adamson akan melakukan satu cara yg dia katakan itu. jujur vivian tidak siapa untuk itu. namun, melihat adamson yg tampak tak berdaya membuat hati vivian bimbang.
"aku tidak akan melakukannya vi. aku tidak akan memaksamu jika kau memang tidak menginginkannya!! "
"mengapa kau tidak ingin melakukannya, bukankah kau selalu melakukan apapun yg kau inginkan dan aku tau kau sangat menginginkan satu hal itu!!"
"aku memang akan melakukan apapun yg aku inginkan. namun, itu semua tidak berlaku untukmu vi, selamanya aku tidak akan pernah memaksamu!! "
"mengapa kau tidak ingin memaksaku?, apakah ada sesuatu?? "
"________" hening tidak ada jawaban dari adamson, dia masih berusaha untuk mengontrol dirinya, dia tidak ingin memaksakan kehendaknya kepada vivian.
"lalu bagaimana jika aku ingin kau melakukannya yu?? " setelah cukup lama hening akhirnya vivian pun memberanikan dirinya, jujur saja vivian sudah tidak tahan melihat adamson yg nampak sangat kesakitan karna menahan nefsunya sendiri. lagi pula ini semua adalah wajar jika adamson meminta haknya. mereka adalah sepasang suami dan istri walaupun hubungan mereka hanyalah sebatas hubungan di atas kertas.
"kau tidak perlu memaksakan dirimu hanya karna kasihan padaku vi. aku tau kau tidak menginginkan hal itu!! "
"apa yg kau katakan, aku melakukannya bukan karna kasihan padamu, aku melakukannya karna aku menginginkannya yu!! ".
" apakah aku harus melakukannya lebih dulu agar kau percaya!! " dengan ragu akhirnya vivian mulai menarik tengkuk adamson meciumnha begitu dalam.
"aku memberikanmu satu kesempatan, vi. pergilah dari sini sebelum kau menyesal karna aku tidak bisa lagi menahan diriku terlalu lama!! " adamson masih berusaha untuk menahan dirianya, adamson tidak ingin memaksa vivian untuk melayani nya. walaupun pada akhirnya dia sendiri yg akan tersiksa.
"___" hening tidak ada jawaban dari vivian, dia bahakan tidak beranjak sedikit pun. vivian sudah meyakinkan dirinya untuk memberikan hal itu pada adamson.
"jawablah vi. jangan diam saja, aku memberimu satu kesempatan, pergilah dari sini. namun jika kau terus saja diam itu artinya kau setuju untuk melakukanya dan kau tidak akan memiliki kesempatan untuk menolaknya!! "
"__" hening tetap saja tidak da jawaban dari vivian. dia sudaheuakinkan dirinya untuk memberikan hal itu.
"baiklah jika itu yg kau inginkan, aku sudah memberikanmu kesempatan tadi dan kau tetap di sini, maka jangan sesali pilihanmu vi!! " setelah menyelesaikan ucapannya adamson langsung menarik tengkuk vivian, mencium bahkan melumat bibir lembut vivian....
~~~~~
skip.....
"apakah tidurmu nyenyak tadi malam vi?? " rosie langsung melemparkan pertanyaan pada sang putri tepat setelah vivian mendudukan dirinya di meja makan.
"yh, tentu saja. lagi pula ada yu, apa yg perlu vi takutkan jika yu selalu ada di untuk melindungi vi!! " vivian berkata seolah tidak terjadi apa apa semalam. namun tetap saja semuanya percuma, karna rosie pun tlahengetahui apa yg terjadi di antara mereka semlalam.
"vi pamit bunda, jaga diri baik baik. vi pasti akan sering sering kesini untuk menjenguk bunda!! " setelah berpitan pada rosie, vivian pun langsung berlalu sebelum rosie kembali melemparkan pertanyaan pertanyaan yg akan menjebak vivian.
"apakah semuanya tlah selesai??" adamson bertanya tanpa mengalihkan pandangan nya sedikit pun, dia nampak fokus dengan jalanan yg ada di hadapannya dibandingkan hanya untuk melirik ke arah vivian sekilas.
"ya tentu saja, semuanya tlah di atur, kau akan bertemu dengan chaning nanti. aku tlah mengatur jadwalnya. namun, sebelum itu kau masih harus menghadiri beberapa pertemuan dengan rekan rekan bisnismu dan nanti siang kau masih harus menghadiri undangan dari grub fredly....."vivian menjelaskan semua jadwal adamson hari ini dengan sangat teliti tanpa ada satu pun yg terlewatkan. sungguh hari ini jadwal adamson sangat padat, tidak ada sedikit waktu pun untuk beristirahat.
"apakah tidak ada jadwal ku yg bisa di tunda?, aku harus menemani marian untuk berbelanja hari ini. karna membatalkan janji pertemuan kami kemarin!! "
"tidak ada jadwal mu yg bisa di undur untuk saat ini, karna kau sudah pernah mengundirnya kemarin. aku tidak mungkin membatalkannya begitu saja, semua client mu akan marah jika seperti itu!! " vivian menjeda ucapannya untuk sejenak.
"sebaiknya jadwal dengan pacarmu itu saja yg kau batalkan, bukankah dia memiliki banyak waktu lain untuk bertemu denganmu. namun jika kau tetap memaksa untuk membatalkan jadwalnya aku tidak akan mau melakukanny. aku sama sekali tidak peduli jikalau pun kekasihmu itu akan marah nanti!! " vivian menjawab d ngan acuh, dia sama sekali tidak peduli jika nanti marian akan marah.