Tempat rawat inap yang sempat ramai kini kembali sepi, teman-teman yang menjenguk sudah pulang. Orang tua Putra juga tak kembali. Hanya ada Kenzo yang sedari tadi menunggu di luar kini sudah di perkenankan masuk. “Songong banget lo, ngirim pesan sok-sokan pake urgent,” keluh Kenzo tanpa basa-basi. Matanya melirik ke arah kaki dan menyibaknya pelan. “Patah ya? Gue juga pernah beuh mantep beud rasanya, berbulan-bulan berasa jadi tuan muda,” tambah Kenzo lagi membuat Putra speechless. Temannya yang satu ini memang sudah sengklek. Kenzo adalah temannya dulu saat sekolah menengah pertama. Teman akrab yang sering mengajak Putra untuk membolos ke warnet. “Jadi apa yang dimaksud urgent?” tanya Kenzo sama sekali tak tertarik dengan kondisi Putra saat ini. Ia juga tak tertarik karena pernah mengala

