Terik mentari siang itu seakan membakar semua yang ada di permukaan jagat raya. Bersamaan dengan panasnya sengatan ultraviolet yang sangat tinggi di siang hari itu, ada hati yang juga seakan tengah terbakar amarah nan membara. "Kurang ajar! Rupanya selama ini, Dafa lah yang sudah membocorkan dana perusahaan!" Dion bergecak marah, serta menghempaskan sebuah map dengan tangan bergetar, ke atas meja kerjanya. Di hadapan Dion saat itu, duduk beberapa orang yang merupakan departement head di perusahaan milik Aryan, diantaranya director of human resources, financial controler serta beberapa kepala departemen lainnya. Semuanya terlihat menundukkan kepala, tidak ada yang berani menatap ke arah Dion yang sedang terbakar emosi. Setelah melakukan penyelidikan dan memaksa beberapa orang untuk membu

