M&C - Part 33

1954 Words

Bunyi alat ventilator terus menyapa gendang telinga Simon, seakan-akan benda itu tidak mau berhenti. Simon yang kini terus menemani Ayahnya sangat berharap kalau pria yang ia sayangi itu akan sadar dari tidur panjangnya. Mata tajam miliknya beralih menatap jam dinding yang ada di ruangan itu. Pukul sepuluh malam dan beberapa jam lagi itu adalah hari ulang tahunnya sekaligus malam natal. Apa kali ini aku tidak akan merayakannya kembali? Simon bergumam dalam hati, ia genggam tangan Ayahnya. Aku mohon, bangunlah. Bunyi pintu terbuka mengalihkan Simon, di sana berdiri Gorge yang menatap lurus bossnya itu. "Kau harus pulang, Simon." ujar Gorge sembari melangkah. "Aku akan tetap di sini-" "Helena menunggumu-" "Dia tidak menunggu kedatanganku, Gorge!" ujar Simon dengan nada suara yang sedi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD