"T-Tangan Ayah bergerak," ujar Helena, dan Simon langsung mendekat ke arahnya. Simon menekan bel yang ada di dinding, benar yang Helena katakan. Tangan Ayahnya bergerak-gerak dan begitu pun juga kakinya. Ayahnya tampak kejang. "A-ayah akan baik-baik sajakan?" tanya Helena khawatir. Bersamaan dengan itu, Dokter dan perawatnya datang. Mereka langsung memeriksa keadaan Allard. Simon dan Helena menyaksikan dengan khawatir keadaan Allard. Tubuhnya terus kejang-kejang. Tuhan, aku mohon. Jangan ambil Ayahku. Mereka menyaksikan Dokter dan perawat menangani Allard dengan cekatan. Helena yang di samping Simon menatap khawatir Allard yang tidak berhenti kejang-kejang, sedangkan Simon, matanya memerah dan siap untuk mengeluarkan air matanya. Simon menyatukan kedua tangannya lalu menutup mata.

