69 - Pelita Dan Gedung

1485 Words

Semalam, Bellvania mendapatkan omelan penuh dari umminya. Begitu banyak nasihat dari abinya dan juga tatapan khawatir dari Dhabit. Bukan keinginan Bellvania tapi namanya juga musibah pastinya susah untuk dihindari. "Kangen juga dengan suasana taman ini, padahal dulunya selalu kesini tiap hari." Bellvania menoleh kesamping terlihat Pelita sedang memandang anaknya yang sedang bermain didepan sana. "Untung aku ada di Jakarta jadinya bisa ketemu, bagaimana kalau misalkan aku di kota lain?" Pelita mengalihkan pandangannya kearah Bellvania, mereka berdua memang berjanji bertemu di Taman ini, taman yang ada didekat rumah Bellvania. "Itu namanya keberuntungan," perkataan itu dibalas Pelita dengan senyuman. "Aku benar-benar masih tidak percaya bisa sampai di titik ini, bayangan melepaskan da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD