Malam ini mereka sudah berada di Caffe tempat dimana mereka akan makan. Agam sudah terlihat mendingan daripada tadi meskipun mereka yakin bahwa Agam melakukan ini semua dengan ketenangannya itu hanyalah sebuah hal yang dipaksakan oleh Agam. Padahal Agam masih sangat hancur dengan semua yang terjadi di hidupnya, ini merupakan titik paling rendah di dalam hidup Agam. Agam merasakan hal yang sangat berat. Entah lah, Agam merasa hidupnya benar-benar seberat itu saat ini. "Habis ini gua mau balik ke apartemen dulu ya sebentar. Ada yang harus gua ambil." Ujar Agam kepada mereka semua dan tentu saja mereka menawarkan diri untuk ikut bersama dengan Agam untuk bisa bersamanya. Namun Agam menolaknya karena akan lebih mudah nanti ia menggunakan motornya saja. Ia meminta mereka untuk pulang ke rumah

