lipstik?

330 Words
" Apa itu?" ucap Larissa, sambil melihat ke arah benda jatuh dari dalam jaz suaminya. Larissa sangat terkejut, karena benda yang dia temukan saat ini adalah sebuah lipstik. Perasaan Larissa mulai tidak enak, Tetapi dia tidak mau langsung menuduh suaminya itu. Larissa mencoba meyakinkan dirinya, kalau Adit tidak mungkin melakukan itu. Sedangkan Adit selalu memanjakannya dan memberi apapun yang dia inginkan selama ini. Dia mencoba untuk berprasangka baik terhadap suaminya, dan dia mencoba mencium aroma jas nya tersebut. Di situ jelas sekali kalau ada wangi parfum lain dari yang selama ini dipakai Adit. Larissa masih berfikir,kalau parfum itu mungkin di minta Adit kepada orang kantor, karena dia lupa memakai parfum tersebut. walaupun dalam hatinya Larissa berfikir tidak sesuai dengan hatinya saat ini. Larissa akhirnya memasukkan Jaz suaminya itu ke dalam mesin cuci, moodnya benar-benar jelek ketika melihat semua itu. Larissa langsung masuk ke dalam kamarnya, dan Dia duduk di atas kasur yang menjadi saksi tempat percintaan nya dengan suaminya itu. " tidak! tidak mungkin! kamu tidak mungkin mengkhianati aku kan mas? kamu tidak seperti itu kan? Adiiiit!!!" teriak Larissa putus asa. " Tolong jawab aku Adit! semua ini hanyalah pemikiran ku saja kan Adit? kamu tidak mungkin mengkhianati aku! kamu sangat menyayangi Aku, seperti semua kelakuan mu selama ini Adit. aku tidak yakin kamu selingkuh Adit, kamu pasti tidak akan pernah menduakan aku Adit!" racau nya sendiri. Larissa akhirnya terlelap terlelap akibat dia terlalu lelah untuk menangis, dia tidak mau membicarakan masalah ini kepada Adit langsung, karena dia tidak mau bertengkar dengan Adit. karena masalah sepele seperti ini. dia pun berusaha untuk menutupi, apa yang terjadi hari ini, dia pun langsung menyambut suaminya seperti biasanya. dan dia tidak mau menuduh tanpa bukti kepada suaminya tersebut. " sayang?" ucap Adit padanya. " waalaikumsalam, masuk sayang!" Jawabku padanya. Adit melihat ada perubahan di wajahku, padahal aku sudah mandi dan membersihkan wajah dan menutupi dengan bedak. tetapi dia memang selalu peka terhadap perubahan di dalam diriku. " kamu kenapa sayang?" tanya Adit padaku.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD