" Sayang! Aku berangkat dulu ya? sepertinya aku terlambat saat ini" ucap Adit sambil bergegas keluar dari kamarnya dan dia sudah rapi dengan seragam kantornya itu.
Larissa melirik jam di tangannya, Dia melihat jam sudah menunjukkan pukul 7, pantas saja Adit bergegas seperti itu.
" Kamu tidak sarapan dulu, mas?" Tanya Larissa.
" Tidak sempat,sayang! Aku sarapan di kantor saja ya?" jawab Adit sambil mengecup keningku.
" Yasudah,mas! Kamu hati-hati di jalan," Ucapku sambil mencium takzim punggung tangan suamiku.
Adit sudah berangkat,dan Larissa pun menutup gerbang rumahnya.Dia memutuskan untuk melanjutkan pekerjaan rumahnya yang terbengkalai karena harus melihat Adit dan mengantarkannya sebelum ke kantor.
Larissa dan Adit memang pengantin Baru, mereka baru menikah sekita 5 bulan yang lalu. Kehidupan mereka sangatlah bahagia, walaupun mereka belum memiliki buah hati. tetapi, mereka berdua tidak pernah mempermasalahkan hal itu.
Larissa mengerjakan semua pekerjaan rumah sendiri, pernah Adit menawarkan Larissa untuk memakai jasa Irt untuk membantu. Tetapi hal itu langsung di tolak oleh Larissa, karena Larissa tidak mau kalau ada orang yang membantu pekerjaan rumahnya. Lagian dia sudah di suruh oleh Adit untuk menjadi ibu rumah tangga seutuhnya, dan berhenti dari pekerjaannya.
Larissa mengambil pakaian kotor Adit,dan rencananya dia mau memasukkan pakaian kotor itu ke dalam mesin cuci. tetapi tiba-tiba saja, ketika dia ingin memasukkan pakaian Adit ke dalam mesin, ada sesuatu yang jatuh dari dalam saku jasnya Adit.
" Apa itu?"