Bagian Tiga Puluh Enam

1024 Words

Calya menopang dagunya di atas meja makan sambil menghela napas berat. Arion belum memberikan kabar sejak keberangkatannya kemarin.   "Non? Mau makan sahur juga?" tanya Mbak Ina yang dijawab Calya dengan anggukan.   "Non udah kuat puasa?" tanya mbak Ina lagi.   "Mau coba aja sih Mbak, soalnya seminggu ini udah gak mual, kemarin juga udah konsul ke dokter katanya janinnya sehat dan boleh puasa asal nutrisinya terpenuhi antara berbuka sampai sahur nanti" jelas Calya. Mbak Ina mengangguk paham lalu menghidangkan masakannya. Sayur asem, ayam goreng, dan perkedel kentang.   Mas Arion sahurnya gimana ya? Gumam Calya. Air matanya luruh lagi tetapi dengan gerakan cepat Calya menyekanya.   "Saya buatin s**u ya non. Kemarin, mas Arion sudah beliin beberapa dos" ucap mbak Ina lalu bera

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD