Karin dan Bayu sudah tiga hari berada di posko pengungsian. Di hari kedua, mereka sudah sadar sepenuhnya walau anehnya tubuh mereka sering lemas, dan lebih sering tidur, hingga akhirnya Karin menolak memakan makanan yang diberikan kepada mereka. Dan benar saja, Karin merasa kepalanya sudah dapat berpikir jernih setelah ia tidak lagi memakan makanan yang diberikan itu. Tapi ia meminta Bayu untuk tetap berpura-pura mengantuk, tidak lupa mereka juga membuang isi makanan dan minuman yang diberikan, paling tidak untuk menghalau kecurigaan kepada mereka. Ia memanfaatkan waktunya untuk mencari tahu tentang keberadaan Reyga. Tapi Reyga tidak terlihat di posko dan dimana-mana. Bocah itu sudah pasti ditangkap. Karin juga bersyukur ransel merah mudanya tidak dibuka-buka. Seluruh data tentang wabah

