"Luna, apa kau sedang kebingungan mencari KTP-mu?" gadis yang dari tadi menunduk membersihkan kentang untuk makan malam sang itupun mengangkat kepalanya saat suara pak Karim mengalun. "Ya?" Gadis itu buru-buru mencuci tangannya dan menerima dompet yang disodorkan oleh si kepala pelayan. "Dimana Bapak menemukannya?" Luna menatap Pak Karim dengan ekspresi penuh tanya pasalnya Luna tak yakin dompet itu sebelumnya berada dimana. "Saya menemukan dompetmu di bagasi mobil Tuan Alex." "Bagasi mobil Tuan?" Luna menelan ludahnya serat, "Tuan tidak tahu masalah ini, kan?" Luna panik sendiri, 'Kalau Tuan Alex sampai membuka dompetku dan melihat KTP milikku maka tamat sudah riwayatku.' Luna menggigit keras karena mulai berpikir buruk. "Jangan khawatir tidak ada yang tahu masalah ini." senyum Pak K

