90.

1035 Words

Suara berat dengan nada lembut itu membuat Luna terdiam sesaat, 'Aku pasti salah dengar. Tuan Alex tidak mungkin ada disini sekarang mengingat kasusnya sudah naik ke pengadilan.' gadis itu menggigit bibirnya keras saat air mata perlahan turun di pelupuk matanya, 'Mungkin kau terlalu rindu padanya hingga kau berkhayal mendengar suaranya.' Luna menghapus lelehan air matanya dan menarik nafas panjang, 'Kau hanya perlu yakin Tuan Alex akan segera bebas.' Entah kapan pria itu akan bebas karena sampai detik ini tidak ada informasi apapun dari Joshua yang artinya permohonan Luna pada orang tua Ben sia-sia belaka karena mereka tetap tidak mencabut tuntutan mereka. Bahkan Joshua melarang Luna untuk membesuk Alex di rutan sana tanpa alasan yang jelas tanpa peduli hal itu membuat Luna semakin takut d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD