28. Aneh

1066 Words

“Apa kau baik-baik saja setelah kejadian kemarin?” itu adalah kata pertama yang keluar dari bibir pria bernama Joshua begitu dia berpapasan dengan Luna yang bersiap untuk membersihkan kebun samping. “Saya sudah tidak apa-apa Tuan. Saya baik dan sehat.” Ucap Luna dengan kepala tertunduk untuk menyembunyikan wajahnya yang bersemu karena senang ada orang lain selain para pelayan baik hati yang menanyakan keadaannya. “Syukurlah kalau kau tidak apa-apa.” Desah itu terdengar lega, “Saya tidak bisa membayangkan jika saya tidak datang tepat waktu saat itu dan tidak ada satupun yang berani membantah Alex, mungkin kau sudah lewat (mati) karena paru-parumu penuh dengan air.” “Dan itu semua tidak terjadi karena anda datang tepat waktu.” Luna lantas mengangkat kepalanya, menatap sosok Joshua penuh r

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD