Bulan Madu

1573 Words

Imas POV Hidangan makan malam kali ini tak membuatku berselera, bukan karena menunya yang sederhana, justru sore tadi ibu mertuaku mengundang adiknya, Bu Yuni, untuk memasak sajian mewah. Masih tergambar jelas di ingatanku, wajah Pak Azzam yang muram dan sendu saat di mini market tadi. Ya, tak sengaja aku bertemu dengannya juga Teh Neneng saat membeli es krim dan beberapa peralatan mandi. Tiga minggu lalu, Pak Azzam pergi dari rumah, katanya dia bertengkar hebat dengan istrinya. Bahkan aku juga mendengar berita, jika alasan dari pertengkaran mereka itu adalah karena Pak Azzam mengetahui rahasia besar yang disembunyikan Teh Neneng dan Nenek. Aku sendiri mencoba tak percaya, mana mungkin Teh Neneng serta Nenek melakukan hal k**i dan memalukan seperti yanag digembor-gemborkan banyak orang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD