Bab 24 – Hasrat Yang Tersalurkan

1812 Words

“Miranda, kau dari mana? Aku sudah menunggu di kantormu berjam-jam.” Suara Helen berseru kala melihat Miranda masuk ke dalam ruang kerja. Ya, sudah sejak tadi dia menunggu sahabatnya itu. Tapi dia tidak kunjung datang. Hampir saja dia ingin meninggalkan, karena terlalu kesal menunggu lama. “Helen? Kau di sini?” Miranda terkejut melihat Helen berada di ruang kerjanya. Terlebih dia menatap wajah kesal Helen yang membuatnya tersenyum. Kini Miranda mendekat, dan langsung duduk di hadapan Helen. Helen mendengkus tak suka. “Iya! Aku di sini! Kenapa kau tidak menjawab teleponku! Menyebalkan sekali!” “Ada yang harus aku selesaikan,” jawab Miranda seraya menyandarkan punggungnya di kursi. “Apa yang kau selesaikan?” Helen bertanya dengan tatapan penuh selidik. “Aku membahas kerja sama deng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD