“Miranda, kau sudah pulang?” Helen bertanya kala melihat Miranda masuk ke dalam kamar. Sesaat, dia mengerutkan keningnya menatap Miranda yang sejak tadi terus tersenyum. “Wajahmu menunjukan kebahagiaan. Apa kau habis bertemu dengan Athes Russel?” tebaknya dengan yakin. Miranda menghela napas dalam mendengar perkataan Helen. Kini dia mendekat dan menjatuhkan tubuhnya di samping Helen seraya meletakan tasnya ke atas meja. “Jangan membahas Athes ketika di rumah.” “Come on, Miranda. Ini di kamarmu. Tidak mungkin ada CCTV di kamarmu sendiri, bukan?” Helen mendengkus tak suka. Tatapannya menatap kesal Miranda. Bagaimana tidak? Sejak kemarin jika dirinya bertanya tentang hubungan sahabatnya itu dengan Athes. Miranda hanya mengatakan semuanya baik, dan tidak mau menceritakan lebih dalam lagi. P

