“Kau tahu, Dad? Tujuanku ke sini hanya sekedar memberitahu. Kau suka atau tidak suka aku akan tetap menikah dengan Miranda. Aku rasa seorang hewan masih memiliki rasa kasihan pada anaknya sendiri jika tidak hidup bahagia. Dan kau jelas tahu kebahagianku adalah Miranda. Dia adalah ibu dari anakku. Jika kau tidak mengizinkannya sekali pun, aku tidak akan pernah peduli.” Athes berucap dengan penuh ketegasan dan tatapan tajam pada ayanya sendiri. “Kau—” Aaron menggeram. Kilat kemarahan di wajahnya begitu terlihat jelas. “Kapan kau berhenti untuk melawanku, Athes!” “Aku tidak pernah memiliki maksud untuk melawanmu. Aku menghormatimu karena bagaimaan pun kau tetap ayahku. Tapi jika kau masih terus memaksaku menuruti perintahmu maka aku tidak akan mengikutinya. Sebagai seorang ayah kau ingin y

