Bab 48 – Rencana Valerie

1462 Words

Miranda duduk di sofa seraya membaca email masuk beberapa hari lalu di iPadnya. Ya, dia sudah lama tidak mengurus perusahaan. Bahkan dia tidak melihat email masuk. Pikiran yang kacau beberapa hari ini, membuat Miranda tidak bisa memikirkan tentang pekerjaannya. Namun, ada rasa bersalah dalam dirinya karena mengabaikan pekerjaan dan menyerahkan sepenuhnya pada Bella, assistantnya dan juga Daren, kakaknya. “Miranda,” Helen melangkah menghampiri Miranda yang duduk di sofa kamar. Kemudian dia  mendekat, dan duduk di samping sahabatnya itu. “Apa kau sudah makan?” tanyanya. “Sudah, aku sudah makan dan juga sudah minum obat. Kau tidak perlu mencemaskanku.” Miranda meletakan iPadnya ke atas meja. Kemudian menyandarkan punggungnya ke sofa dan mengambil bantal kecil, lalu memeluknya. Helen meng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD