Darren menginjak gas, menambah laju kecepatan mobilnya. Ya, kesabaranya sudah habis menunggu. Kali ini dia harus bertemu dengan Athes. Tidak peduli dengan apa pun yang terjadi karena bagi Darren, Athes tetap buka pria yang tepat untuk adiknya. “Sayang, pelan-pelan. Jangan mengebut seperti ini,” ujar Helen yang duduk di samping Darren. Raut wajahnya menjadi pucat ketakutan. Pasalnya Darren tidak mempedulikan keselamatan. “Aku sudah mengingatkanmu untuk tidak ikut, Helen. Kenapa kau tetap saja ikut denganku?” seru Darren kesal, dan sorot mata yang begitu tajam memendung amarahnya. Helen mendesah pelan. Tentu saja dia ikut dengan sang suami. Karena jika tidak, suaminya itu akan membuat keributan besar. Ya, Helen mengerti Darren melakukan ini karena suaminya itu ingin melindungi Miranda

