Athes membaringkan tubuh Miranda di ranjang. Tatapannya menatap memuja Miranda yang terbalut oleh gaun yang tampak seksi. Dengan tidak sabar, Athes membuka pakaiannya dan melemparkannya ke lantai. Sesaat Miranda menatap kagum tubuh tegap dan d**a bidang Athes yang begitu menggoda itu. Hati Miranda berdesir melihat pria itu begitu tampan. Kini Athes menindih tubuh Miranda, dia memagut bibir wanita itu. Entah apa yang ada diotak Miranda. Dia membalas ciuman Athes dengan liar. Bibir mereka saling membelit, lidah mereka saling berpagutan. “Athes—” Miranda mengerang kala Athes menciumnya dengan begitu hebat. “You’re so damn beautiful.” Athes berbisik dengan nada rendah tepat di depan bibir Miranda. Miranda hanya tersenyum. Dia mengaitkan tangannya di leher Athes dan mencium bibir pria it

