Bab 55 – Terungkap

1709 Words

Raut wajah Athes berubah kala melihat dokumen yang dilempar oleh Marco di hadapannya itu. Iris mata cokelatnya menggelap. Terlihat kemarahan dan kebencian yang melebur menjadi satu di sana. Henrik, assistantnya hendak membawa Marco keluar dari ruang kerja Athes kala melihat kemarahan di wajah Athes. Namun Athes langsung menggerakan kepalanya, meminta Henrik untuk pergi meninggalkannya berdua dengan Athes. Ya, meski amarah telah membendung menjadi satu tapi Athes ingin tahu apa yang Marco inginkan hingga berani datang menghampirinya. “Aku tidak memiliki waktu untuk berbicara denganmu. Apa yang kau inginkan?” Athes masih enggan menyentuh dokumen yang dilempar oleh Marco ke hadapannya. Tatapannya kini teralih pada Marco yang masih tidak bergeming dari tempatnya. “Kau buka saja dokumen itu.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD